Buta Aksara Masih Menghantui Surabaya

Agustus 14, 2008 at 8:43 am Tinggalkan komentar

ekspresi suli

ekspresi suli

Surabaya – Pengakuan Suli (56) seorang warga Surabaya asal Madura berikut ini perlu menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Indonesia khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Lihat  Video

Saya tidak bisa menulis, tapi kalau membaca bisa sedikit-sedikit, demikian pengakuan Suli.

Lebih-lebih pengakuan ini diberikan di tengah gencarnya program Keaksaraan Fungsional (KF) yang seharusnya bisa mengurangi angka kasus semacam ini.

Apa yang disampaikan Suli, memang tidak serta merta dapat menyimpulkan kondisi secara umum, tetapi hal ini menunjukkan harus ada banyak perbaikan terhadap pelaksanaan program ini.

Keaksaraan Fungsional (KF) adalah program pemerintah yang ditangani oleh Sub Dinas Pendidikan Luar Biasa berupa program pengentasan buta aksara di Indonesia. Program ini diharapkan tidak hanya berlaku di kota-kota besar saja, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Di Jawa Timur sendiri, program ini sudah berlangsung sejak tahun 2004. Di tahun keempat ini mestinya sudah tidak ada lagi masyarakat yang masih mengeluhkan hal ini.

Warga jalan Kapas Baru yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang angkat barang di Pasar Keputran ini menceritakan masa kecilnya yang sekolah hanya sampai di tingkat SD, itupun tidak tamat. Hal itulah yang menjadi salah satu sebab dia tidak bisa membaca dan menulis. Dikonfirmasi lebih jauh lagi, Suli mengaku bisa sedikit membaca, tetapi untuk urusan menulis dia sama sekali tidak bisa.

Lebih menyedihkan lagi, kondisi semacam ini tampaknya masih akan berlanjut ke anak-anaknya. Dari lima orang anaknya, dua orang tertua mengalami nasib yang sama, yaitu hanya bersekolah sampai tingkat SD dan tidak bisa menulis.

Harapan satu-satunya yang masih dimiliki oleh Suli adalah pada anak ketiganya yang bersekolah sampai tingkat SMA. Ada harapan besar yang sebetulnya dimiliki oleh Suli, yaitu berharap agar anaknya bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi lagi. Namun lagi-lagi dia harus kecewa mengingat biaya kuliah yang tinggi menjadi kendala bagi harapan tersebut.

Iklan

Entry filed under: Pendidikan. Tags: .

Bukhori Belajar Berdagang Daging dari Ayah Waspadai Pelanggaran Hak Cipta dalam E-book

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


info terkini

Galeri Foto

Transaksi Bayam

Berkat Ikan

suli1

pindang2

pindang1

Rela Berkotor-Kotor

Menyapu

Menanti Pembeli

Berat !!!

sepi

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: