Penjual Ban Bekas Kerja Keras untuk Sekolah Anaknya

Agustus 14, 2008 at 8:04 am Tinggalkan komentar

Surabaya – Seorang penjual ban bekas di sekitar Pasar Keputran Surabaya, Abdul Mufid (38), harus bekerja keras untuk membiayai sekolah 3 anaknya, mengingat tingginya biaya pendidikan di dalam negeri saat ini.

Dengan omset penjualannya yang Rp200.000 per hari, ia mengaku hanya mengantongi keuntungan bersih Rp50.000 per hari.

“Dengan adanya kenaikan bahan bakar minyak (BBM), sekarang lebih sepi, jadi jarang yang membeli ban saya,” katanya.

Tetapi Mufid mengaku bersyukur karena dengan modal keterampilannya itu, ia bisa menghidupi keluarganya meski pendidikan terakhir yang dimilikinya hanya SMP (Sekolah Menengah Pertama).

Selain untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, pendapatan Mufid dari berjualan ban bekas itu juga bisa untuk membiayai sekolah 2 anaknya yang di Sekolah Dasar (SD) dan seorang lagi di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Iklan

Entry filed under: Kesra. Tags: .

Pindang Antarkan Dua Anak Hingga Sarjana Tukang Parkir Antar Kakak Jadi Sarjana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


info terkini


%d blogger menyukai ini: